27 Februari 2014

Mencoba Untuk Berhenti Menjadi Rumit!

Posted by with No comments
Hey, kau yang sudah lama ku kenal tapi diam-diam masuk kedalam hati ini, atau aku yang kegeeran merasa kau masuk kehati? kau tau kan kadang terlalu perasa, seperti perlakuanmu kepadku yang membuat aku kembali merasa nyaman walau sedikit..

Tuan, aku pernah membaca disebuah blog milik ka Fauziah yang judulnya “bisakah berhenti menjadi rumit”. (Klik disini). Saat ini aku sedang berapa pada posisi itu, ya mungkin karena aku sudah tak ingat dengan rasanya genggaman atau elusan lembut dikepala. Oh dan kau adalah orang yang sudah ku kenal.

“Lalu apa masalahnya dengan orang yang sudah dikenal? Bukankah itu malah bagus karena kau sudah tausedikit banyak sifat-sifatnya?”

Ya biasanya aku tau mana kau sedang serius mana kau sedang bercanda tuan. Tapi ketika itu aku tak tau kau itu serius atau tidak. Entah mengapa tiba-tiba aku seperti orang yang baru mengenalmu. Saat itu aku tak tau Tuan, kau benar-benar serius atau hanya mempermaikanku saja. Jika tuan benar-benar mungkin tuan akan marah padaku setelah membaca ini, tapi jika tidak pasti tuan akan tertawa karena aku masuk perangkap permainanmu.

Benhenti jadi rumit yah? Huh sulit! Bukan, bukan karena tuan ini menjadi sulit. Ini karena aku! Karena aku takut kau akan mempermaikanku, tuan. Karena aku lelah untuk memulai bangkit kembali saat aku jatuh karena permainanmu.

Maaf tuan, bukan aku tak percaya atau bukan aku terlalu percaya diri. Aku hanya merasakan apa yang kau berikan kepadaku. oke, akan kucoba menikmati semua yang tuan berikan padaku. Dan berhenti menjadi rumit!

21 Februari 2014

Keluarga Baru "FOTKA053"

Posted by with No comments
Lebih dari setahun yang lalu aku memutuskan untuk sekolah di luar kota kelahiranku, dimana aku akan jauh dari orangtua dan sahabat-sahabatku. Khawatir? Pasti. Ini pertama kali aku tinggal di kota orang sendiri tanpa orangtua dan taka da teman.

Oh iya, SMA aku mulai menyukai yang namanya fotografi dan desain, gara-gara internet aku jadi suka hal itu, dan menjadi bagian mimpiku. Karena orangtua tak terlalu yakin dan tak terlalu mendukung dengan hal baru yang ingin aku pelajari itu, sampai sekarang aku masih bertekat untuk menunjukan ke orangtuaku bahwa aku bisa berkarya didunia itu.

Sampai akhirnya, setelah menjadi bagian dari kampus yang sekarang ini. Aku menemukan sebuah keluarga kecil yang berada di jurusan. Entah mengapa menurutku keluarga kecil itu menarik dan keluarga yang pas untuk membimbingku agar dapat membuat karya yang bisa aku tunjukan ke kedua orangtuaku.

Kini, aku telah menjadi bagian keluarga kecil itu, seneng? Banget! Aku punya keluarga baru  dikota rantauan ini. Suka duka? Ada! Ya namanya menyatukan pikiran dari puluhan isi kepala itu ga gampang kan? Tapi kalau ga gitu kita semua ga belajar memahami satu sama lain dan belajar menyampingkan ego sendiri.


Ah ini lah keluarga baruku di jogja, pertemanan, kejailan, bullyan, keseriusan, kepedulian, pembelajaran, semuanya ada dsini. Ga nyesel kok jadi bagian dari keluarga kecil ini. Aku sayang keluargaku “FOTKA 053” J

18 Februari 2014

Peri Tidur

Posted by with No comments
Kau pasti tau beberapa hari kemarin itu menjadi hari yang melelahkan untukku. Tidurku yang tidak teratur membuat wajahku cukup terlihat lelah hari ini, dan entah sudah berapa kali kau menasehatiku agar tidak tidur terlalu larut.

Iya hari ini aku menurut padamu, agar kau tak kesal. Kau tau, padahal banyak yang ingin kuceritakan tentangmu malam ini. Hahaha tentu saja aku tak pernah kehabisan kata-kata bila itu mengenaimu. Tapi hari ini terlalu lelah untuk mulai bercerita.

Aku tau dalam waktu dekat ini kau akan sangat sibuk dengan kegiatanmu. Yang kau ceritakan membuat dirimu pusing setengah mati mengurusinya. Tapi kau harus tetap semangat demi suksesnya kegiatanmu itu.  Akupun tak berharap kau ingat untuk menghubungiku. Ah, siapalah aku ini yang berharap terlalu besar padamu.


Tak apa, peri tidur akan mendengar do’aku dan akan membawaku bertemu denganmu dimimpi. Seperti malam ini, disampingku peri tidur sudah menungguku untuk membawaku berkeliling dan sampai akhirnya bertemu denganmu.